Jumat, 28 Februari 2014

Qod Anshoha


قد انصح لی ابي وربت بحسنها

أمی وأرشدنی الأستاذ والمعلم


Ayah telah menasehatiku dan Ibu telah mendidikku/membimbingku dan gurupun telah mengajariku dengan sebaik2nya


ﻟﻜﻦ ﻓﻘﺪ ﺍﻫﻤﻠﺖ ﺍﻟﻨﺼﺢ ﻭﺍﻻﺭﺷﺎﺩﺍ
ﻭﻟﻢ ﺍﻛﻦ ﻣﺼﻐﻴﺎ ﺭﺷﺪﺍ ﻣﻦ ﺍﻯ فم


Tapi segala nasehat tak kuhiraukan,
Semua petunjuk dan ajaran tak kudengarkan


ﻭﺍﻧﺰﻟﺖ ﻟﻜﻞ ﻫﺒﻮﺏ ﺍﻟﺮﻳﺢ ﻣﺜﻼ
ﺗﺮﻭح باﻻﺫﺍﻥ ﺗﻐﻨﻴﺔ ﺍﻟﻨﺴﻴﻢ


Kujadikan semua itu laksana angin lalu bagaikan lantunan lagu yg enak didengarkan


ﻓﻜﻨﺖ ﻣﺸﺘﻐﻼ ﺑﺪﻭﺷﺔ ﺍﻟﺪﻧﻴﺎ
ﻭﺳﺤﺮﺕ ﺑﺰﻫﻮﺭ ﺍﻧﻮﺍﻉ اﻟﺤﻄﺎﻡ


Aku berada di gemerlap dunia
Akupun terlena oleh keindahan duniawi


ﻭﺍﻛﻨﺪ ﻧﻌﻤﺔ ﻣﻦ ﺭﺑﻨﺎ ﻛﺒﺮا
ﻭﺍﻧﺴﻴﺖ ﺻﻼﺓ ﻛﺬﺍ ﻭﻟﻢ ﺍﺻﻢ


Aku kufur nikmat Tuhan karena kesombongan
Sholat dan puasapun telah kulupakan


ﻓﻠﻤﺎ ﺍستشعرت باﻟﺮﺃﺱ ﻣﻤﻠﺆﺷﻴﺒﺎ
ﻭﺍﻻﺟﻼﺩﻏﻀﻮﻥ ﻭﺍﻻﻋﻈﻢ ﺭﻣﺎﻡ


Maka tatkala uban mulai bemunculan
Kulit keriput dengan tulang berhancuran


تندمت ﻭﺩﻣﻮﻉ ﺍلعين ساﻟﺘﺪﻣﺎ
ﺍﻓﺎﻕ ﻣﺆﺛﻢ ﻣﻦ غمی الغی الظلام


Air mata darah pun bercucuran sebagai tanda akan sebuah penyesalan
Telah sadar seorang hamba yg bergelimang dosa dalam kegelapan


ﻓﺨﺎﺳﺮﺍﻟﻌﺒﺎﺩ ﺍﺗﺎﻙ ﻣﻠﺘﺠﻴﺎ
ﻣﺮﺗﺠﻴﺎ ﺭﺣﻤﺔ ﻣﻦ ﺭﺑﻪ ﺍﻟﺮﺣﻴﻢ


Hambamu ya Alloh telah datang dengan penuh harapan akan Rahmat dari Tuhannya yg Maha Penyayang


ﻓﻬﺐ ﻟﻨﺎ ﺗﻮﺑﺔ ﻭﺍﻋﻒ ﻋﻨﺎ ﺍﻟﺨﻄﺎﻳﺎ
ﻭﺍﻏﻔﺮﻟﻨﺎ ﻣﺎﻣﻀﻰ ﻳﺎﻭﺍﺳﻊ ﺍﻟﻜﺮﻡ


Maka ampunilah dan maafkanlah segala kesalahan
Limpahkanlah maghfirohMu Wahai Tuhan yg Maha Pemurah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar